Rahasia Kilat Jualan Briket Luar Negeri, Kriteria, Tips dan Keuntungan! Bisnis Keren Anak Muda

Rahasia Kilat Jualan Briket Luar Negeri, Kriteria, Tips dan Keuntungan! Bisnis Keren Anak Muda

Temukan rahasia sukses ekspor briket! Pelajari harga, standar kualitas, dan tips produksi briket berkualitas tinggi. Keuntungan besar menanti!

Produksi briket untuk pasar internasional

Kanetas.com - Briket menjadi salah satu komoditas yang menjanjikan untuk diekspor, terutama mengingat harga tinggi dan permintaan konsumen dari luar negeri yang terus meningkat. Briket dari tempurung kelapa khususnya menonjol sebagai produk dengan kualitas superior dibanding bahan baku lainnya.

Kualitas yang membuat briket tempurung kelapa unggul tentu memiliki beberapa faktor yang harus dipenuhi untuk mencapai standar yang diinginkan.

Jika Anda berencana memasuki bisnis ekspor briket, penting untuk memahami informasi terkait harga, negara tujuan ekspor, dan kriteria kualitas yang diperlukan untuk produk briket yang bisa diekspor. Berikut rangkuman pentingnya:

Harga Briket Ekspor

Harga briket ekspor umumnya diukur per ton, dengan kisaran sekitar $1.300 atau sekitar Rp 20 juta per ton. Dalam satuan kilogram, harga briket ekspor berkisar $1,3 atau sekitar Rp 20.121.

Permintaan ekspor briket tempurung kelapa khususnya tinggi karena kualitasnya yang superior dibandingkan dengan bahan baku lainnya. Terutama, tempurung kelapa Indonesia dikenal sebagai bahan baku briket dengan kualitas terbaik.

Tujuan Ekspor dan Kriteria Produk

Negara tujuan ekspor briket meliputi Jepang, berbagai negara di Eropa, Amerika, Timur Tengah, dan lainnya. Setiap negara memiliki kebutuhan dan tujuan penggunaan briket yang berbeda.

Di Eropa, Amerika, dan Jepang, briket digunakan untuk barbeque.

Di Timur Tengah, briket digunakan untuk shisha, roti, grilling, dan keperluan memasak lainnya.

Oleh karena itu, standar kualitas yang dibutuhkan oleh setiap negara juga berbeda-beda. Untuk mendapatkan nilai ekspor yang tinggi, pemahaman akan kebutuhan konsumen dan kualitas produk sangat penting.

Kriteria Kualitas Briket untuk Ekspor

Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk memenuhi standar ekspor briket, terutama untuk negara tujuan ekspor:

Kadar Abu Briket: Negara-negara Eropa biasanya meminta kadar abu briket di bawah 2,3%, sementara di Timur Tengah umumnya masih diperbolehkan hingga 2,3%.

Bentuk Briket: Meski Eropa dan Amerika tidak memiliki kriteria khusus, pasar Timur Tengah cenderung memilih briket dengan bentuk kubus berukuran 2.5 cm.

Kualitas Bagus Briket: Briket berkualitas tinggi memiliki kriteria pembakaran tahan lama, tanpa bau (odorless), tanpa asap (smokeless), dan menghasilkan abu berwarna putih.

Tips Produksi Briket Berkualitas

Untuk memperoleh briket dengan kualitas tinggi yang diminati konsumen, beberapa tips produksi bisa diterapkan:

Briket Tahan Lama: Pastikan kepadatan briket dengan kadar air kurang dari 2% dan lakukan proses pengeringan untuk memastikan kepadatan yang optimal.

Briket Tidak Berbau: Bersihkan batok kelapa dari serabut sebelum pembakaran untuk menghindari bau pada briket.

Briket Tidak Berasap: Gunakan bahan baku murni dari batok kelapa tanpa campuran kayu untuk menghindari pembakaran yang berasap.

Quality Control Produk

Sebelum menentukan harga briket ekspor, pastikan briket yang diproduksi telah melewati kontrol kualitas. Beberapa tes seperti kepadatan, waktu pembakaran, kandungan asap, dan jenis abu dapat dilakukan untuk memastikan kualitas briket yang dihasilkan.

Dengan pemahaman yang mendalam akan pasar, standar kualitas, dan teknik produksi yang tepat, Anda dapat meningkatkan peluang mendapatkan nilai ekspor yang tinggi dalam bisnis briket.